Bagaimana Islam Mengatur Muslimah yang Bekerja di Luar Rumah

Kini telah banyak wanita muslimah yang memilih bekerja diluar rumah dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Alasan ini dianggap cukup logis mengingat mahalnya semua kebutuhan rumah tangga. Padahal di dalam Al-quran sudah dijelaskan bahwa wanita muslimah disarankan untuk senantiasa berada di dalam rumah kecuali jika memang ada suatu hal yang mendesak dan sudah mendapatkan izin dari keluarga. Lalu bagaimana islam mengatur wanita muslimah yang bekerja diluar rumah? Pertanyaan seperti ini sudah sering diajukan oleh wanita muslimah dan bagi yang belum mengetahuinya maka informasi seperti ini wajib Anda ketahui. Berikut ini pembahasan singkat mengenai aturan islam untuk wanita muslimah yang bekerja diluar rumah.

Aturan Islam Untuk Wanita Muslimah yang Bekerja Diluar Rumah

  1. Mendapat izin dari wali

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum wanita muslimah bekerja diluar rumah adalah meminta izin kepada walinya. Wali merupakan kerabat dari wanita yang mempunyai sisi garis keturunan, sisi kerabat jauh maupun saudara dan sisi tali pernikahan yaitu suami. Bagi yang belum menikah bisa meminta izin kepada orang tua maupun saudara yang ada dirumah sedangkan bila sudah menikah maka wajib hukumnya untuk meminta izin kepada suami. Jika suami mengijinkan maka Anda bisa bekerja diluar rumah namun jika suami melarang maka jangan sekali-kali untuk berani untuk mencoba bekerja diluar rumah.

  1. Berpakaian yang menutup aurat

Wanita muslimah boleh pergi atau bekerja diluar rumah jika dirinya menggunakan pakaian yang menutup aurat atau pakaian syar’i. Syarat pakaian syar’i adalah menutup seluruh anggota badan kecuali muka dan telapak tangan. Bahan dari baju syar’i tersebut harus tebal agar tidak menerawang, bajunya longgar sehingga tidak membentuk lekukan tubuh, tidak menggunakan warna yang colok yang bisa mengundang perhatian orang lain dan tidak menggunakan parfum yang dapat menimbulkan zina.

  1. Tidak boleh memamerkan perhiasan

Wanita muslimah yang pergi atau bekerja diluar rumah disarankan untuk tidak memamerkan perhiasan yang melekat pada tubuhnya. Hal tersebut justru akan mengundang tindakan kriminal. Itulah alasannya Anda harus menggunakan pakaian syar’i agar perhiasan yang melekat di tubuh Anda tidak akan terlihat sehingga aman dari tindakan kejahatan.

  1. Pekerjaan tersebut disyariatkan

Maksud dari pekerjaan disyariatkan adalah pekerjaan tersebut tidak akan membawa Anda ke hal-hal yang haram seperti misal bekerja ditempat yang jauh tanpa ditemani mahram atau melakukan aktivitas-aktivitas lainnya yang telah diharamkan oleh Islam. Jadi, sebelum memutuskan untuk bekerja diluar rumah pastikan Anda mengetahui informasi detail mengenai tempat kerja tersebut. Jika sekiranya melenceng dari ajaran agama islam sebaiknya tidak usah diambil dan carilah pekerjaan lain.

  1. Bersih dari fitnah

Wanita muslimah yang bekerja diluar rumah harus bersih dari fitnah. Maksudnya adalah mulai dari berangkat hingga pulang kerja mereka harus bisa menjaga kehormatan, agama dan kesuciannya. Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, islam memerintahkan wanita muslimah untuk menghindari khalwat (berduaan dengan lawan jenis), menjaga pandangan dari lawan jenis dan menjaga sikap dan ucapan.

Inilah informasi mengenai aturan agama islam terkait wanita muslimah yang hendak bekerja diluar rumah. Semoga dengan adanya informasi ini, Anda bisa bekerja diluar rumah sesuai aturan agama islam. Tidak perlu takut bila susah mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan syariat islam karena rejeki tentunya sudah diatur oleh Allah SWT, kita cukup berdoa dan berusaha sebaik mungkin.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *